Selasa, 19 Februari 2019

Distribusi frekuensi

v  Pengertian Distribusi Frekuensi
Distribusi frekuensi adalah daftar nilai data (bisa nilai individual atau nilai data yang sudah dikelompokkan ke dalam selang interval tertentu) yang disertai dengan nilai frekuensi yang sesuai. Teknik pembuatan Tabel Distribusi Frekuensi (TDF). Jenis Jenis Distribusi Frekuensi

Distribusi frekuensi memiliki jenis-jenis yang berbeda untuk setiap kriterianya. Berdasarkan kriteria tersebut, distribusi frekuensi dapat dibedakan tiga jenis, yaitu :
1.       Distribusi frekuensi biasa
Distribusi frekuensi yang berisikan jumlah frekuensi dari setiap kelompok data. Distribusi frekuensi ada dua jenis yaitu distribusi frekuensi numerik dan distribusi frekuensi peristiwa atau kategori.
2.       Distribusi frekuensi relatif
frekuensi yang berisikan nilai-nilai hasil bagi antara frekuensi kelas dan jumlah pengamatan. Distribusi frekuensi relatif menyatakan proporsi data yang berada pada suatu kelas interval, distribusi frekuensi relatif pada suatu kelas didapatkan dengan cara membagi frekuensi dengan total data yang ada dari pengamatan atau observasi.
3.       Distribusi frekuensi kumulatif
Distribusi frekuensi yang berisikan frekuensi kumulatif (frekuensi yang dijumlahkan). Distribusi frekuensi kumulatif memiliki kurva yang disebut ogif. Ada dua macam distribusi frekuensi kumulatif yaitu distribusi frekuensi kumulatih kurang dari dan distribusi frekuensi lebih dari.

Diketahui Data Mentah (belum dikelompokkan) nilai ujian statistik 50 mahasiswa sebagai berikut :
10 20 25 21 26 10 44 33 40 15
15 25 20 34 51 16 45 35 41 25
20 50 15 17 28 22 46 36 43 35
30 40 45 22 10 33 47 20 50 45
35 15 35 44 36 37 32 23 12 48
Range, R = Xmax - Xmin
R = 51 - 10 = 41
Banyaknya Kelas dengan rumus  Sturges :
K = 1+3,3 log N
K = 1+3,3 log 50
K = 6,6 = 7
Interval Kelas :
I = R/K = 41/7 = 5,85 dibulatkan jadi 6
Table distribusi frekuensi :
Kelas Nilai statistika Batas Bawah kelas (BKK) Batas Atas Kelas (BAK) Tepi Bawah Kelas (TBK) = BBK - 0.5 Tepi Atas Kelas (TAK) = BAK + 0.5 Titik Tengah = 1/2 (BKK+BAK) Sistem Tallyy atau Turus Frekuensi
1 10-15 10 15 9.5 15.5 12.5 IIII III 8
2 16-23 16 23 15.5 23.5 19.5 IIII  IIII 10
3 24-29 24 29 23.5 29.5 26.5 IIII 5
4 30-35 30 35 29.5 35.5 32.5 IIII IIII 9
5 36-41 36 41 35.5 41.5 38.5 IIII I 6
6 42-47 42 47 42.5 47.5 44.5 IIII III 8
7 48-54 48 54 47.5 54.5 51 IIII 4
Jumlah 50
15 Frequency Cumulative % 15 Frequency Cumulative %
23 18 36,00% 23 18 36,00%
29 5 46,00% 35 9 54,00%
35 9 64,00% 47 8 70,00%
41 6 76,00% 41 6 82,00%
47 8 92,00% 29 5 92,00%
54 4 100,00% 54 4 100,00%
More 0 100,00% More 0 100,00%


 Teknik Pembuatan Tabel Distribusi Frekuensi
·         kumpulan data yang besar dapat diringkas
·         kita dapat memperoleh beberapa gambaran mengenai karakteristik data, dan
·         merupakan dasar dalam pembuatan grafik penting (seperti histogram).
Banyak software (teknologi komputasi ) yang bisa digunakan untuk membuat tabel distribusi frekuensi secara otomatis. Meskipun demikian, di sini tetap akan diuraikan mengenai prosedur dasar dalam membuat tabel distribusi frekuensi.

Langkah-langkah dalam menyusun tabel distribusi frekuensi:

·         Urutkan data, biasanya diurutkan dari nilai yang paling kecil
Tujuannya agar range data diketahui dan mempermudah penghitungan frekuensi tiap kelas!
·         Tentukan range (rentang atau jangkauan)
Range = nilai maksimum – nilai minimum
·         Tentukan banyak kelas yang diinginkan. Jangan terlalu banyak/sedikit, berkisar antara 5 dan 20, tergantung dari banyak dan sebaran datanya.
Aturan Sturges:
Banyak kelas = 1 + 3.3 log n, dimana n = banyaknya data
·         Tentukan panjang/lebar kelas interval (p)
Panjang kelas (p) = [rentang]/[banyak kelas]
Tentukan nilai ujung bawah kelas interval pertama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kemiringan dan keruncingan

 Kemiringan Distribusi Data  Merupakan derajat atau ukuran dari ketidaksimetrisan (Asimetri) suatu distribusi data.   Kemiringan distr...